Kurasa ...(3)

Bagaimana tentang yang ku rasa?

apakah kamu sudah merasakannya?

sudahkah kamu mengetahuinya?

ataukah masih perlu dijabarkan lagi tentang rasa itu?


Baiklah, kita ceritakan kembali,

sebab ku rasa..

amarah mungkin datang, 

ketika hal yang dinantikan tidak sesuai dengan keinginan,

tak sesuai apa yang direncanakan.

antara rasa kurasa dan merasakan

Ku rasa..

kesal itu mulai bermunculan, 

sesak bertumpu di dalam raga,

datangnya tidak didahului dengan ucapan salam

bahkan tanpa mengetuk pintu lebih dulu,

hingga berpadu dengan kepingan jiwa yang ingin berontak.


Ku rasa..

tak ada lagi yang bisa diperbaiki,

tetapi menahan sabar dari amarah amat diperlukan,

demi kewarasan mental,

begitulah ungkapan di masa kini


Baca Juga: Ternyata ya Kamu


apakah masih belum juga kamu rasa?

atau perlukah rasa itu harus berlanjut lagi?

tapi sampai kapankah, harus ku rasa?


Masih awal tahun, Februari 2022

Komentar

Mpo Ratne mengatakan…
Ku rasa perasaan perempuan tidak pernah salah. Ia tahu walau tidak diberi tahu.karena tuhan menciptakan hati yang lembut.
Zahra Rabbiradlia mengatakan…
Setiap baitnya kaya relate banget. Penyaluran emosi dalam bentuk puisi yang bangus. Lanjutkan mba :)
Okti Li mengatakan…
Mengira -ngira ini sedang "berbicara" dengan siapa ya...
Memiliki arti mendalam soalnya
Dan tentu saja tidak mudah ditebak isinya
Indah Nuria Savitri mengatakan…
aaah mba... pesannya sampai ke hati dan memang banyak yang bisa kita salurkan lewat kata - kata dan puisi. Waiting for more from you

Postingan populer dari blog ini

Pahami Bagian Ini Ketika Melakukan Servis Motor

Ini Cara Mudah Belajar dan Menyenangi Sastra

Pejuang Cantik dari Kupang: HKSR Komprehensif untuk Anak & Remaja