Musim Hujan 2024: Cara Mengantisipasi Kesehatan yang Praktis

Datangnya musim hujan adalah waktu yang ditunggu-tunggu bagi beberapa orang. Kita akan merasakan kesejukan dari rasa gersang dan panas. Bisa lebih menghemat air untuk menyiram tanaman maupun jalanan. Bahkan dari hujan bisa mengalirkan ide cemerlang dari mereka yang kerap membicarakan hujan melalui sastra. Namun memungkinkan pula, musim hujan yang datang memberikan tantangan tersendiri.

cara jaga kesehatan di musim pancaroba

Pada tahun 2024 ini, bisa dikatakan musim hujan terbilang ekstrim di berbagai daerah di Indonesia. Curah hujan yang tinggi, suhu pun tidak menentu, serta berbagai dampak kesehatan yang mungkin timbul akibatnya. Maka dari itu, melalui artikel ini, kita akan membahas dampak cuaca ekstrem dan penyakit yang umum terjadi di musim hujan, serta beberapa tips praktis untuk mengantisipasi agar tetap sehat.

Cuaca Ekstrem dan Tantangan Kesehatan

Sebagaimana yang saya rangkum dari laman BMKG (25/02/2024), bahwa kita akan memasuki musim pancaroba yang akan berlangsung sekitar bulan Maret – April 2024. Peralihan musim ini dapat kita ketahui dengan diawali dari munculnya udara hangat dan terik saat pagi hingga siang hari, lalu turunnya hujan yang sering pada sore hingga malam hari. Hal ini dikarenakan pada pagi hingga siang menerima radiasi matahari sehingga memicu proses konveksi dari permukaan bumi menuju atmosfer dan terbentuklah awan.

Dari hal di atas, kalau kita perhatikan, berarti peralihan musim bakal terjadi sekitar bulan Ramadhan. Maka penting untuk menjaga kesehatan tubuh, agar menjalankan ibadah pada satu bulan penuh tersebut menjadi lebih nyaman. Semangat ya gaess!

Baca Juga: Sehat dengan Rejeki Mengalir 

Nah kalau curah hujan yang tinggi, bisa kita perhatikan dari genangan air di berbagai tempat yang bermunculan. Dari air yang tergenang itu dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, sehingga meningkatkan risiko penularan penyakit seperti demam berdarah dan demam Zika. Gangguan kesehatan lain pun juga bermunculan, misalnya pilek, flu, dan masuk angin. Tantangan kesehatan yang hadir ini, disebabkan juga dengan perubahan suhu yang drastic, sehingga berdampak pada sistem kekebalan tubuh.

Antisipasi Kesehatan di Musim Hujan Ini
sumber: Pixabay (Prettysleepy)

Trik Praktis Mengantisipasi dan Menjaga Kesehatan

Kebiasaan yang baik dalam menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat, dapat terus diterapkan secara konsisten. Pastikan juga untuk membersihkan genangan air di sekitar rumah dan lingkungan tempat tinggal. Serta, hindari meninggalkan wadah bekas yang dapat menampung air, seperti botol plastik maupun kaleng kosong.

Saat bepergian di musim hujan, pastikan untuk menggunakan pakaian yang sesuai seperti jas hujan, sepatu tertutup. Hal ini dapat membantu melindungi tubuh dari paparan air kotor dan mengurangi risiko terkena penyakit. Tak lupa kenakan juga jaket, agar suhu tubuh tidak tiba-tiba turun merasa kedinginan. Pola hidup sehat lainnya yang dapat dilakukan, adalah mengonsumsi makanan bergizi dan kaya akan vitamin. Dampak yang dirasakan bisa berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh agar tetap kuat. Buah-buahan segar dan sayuran hijau berdaun juga mendukung daya tahan tubuh meningkat.

Baca Juga: Ini Pola Hidup Sehat Setiap Bulan

Apakah kamu masih menerapkan mencuci tangan pasca pandemi ini? 

Harus dong ya, karena mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air mengalir bisa membantu mengurangi risiko penularan penyakit, terutama penyakit pernapasan dan penyakit yang ditularkan melalui kontak langsung.

cara antisipasi musim pancaroba biar tidak saki
sumber: Pixabay (Clker-Free-Vector-Images)

Kesimpulan

Musim hujan Indonesia 2024 memang menimbulkan berbagai tantangan kesehatan yang harus kita hadapi. Baik itu soal genangan air hingga perubahan suhu yang drastis. Pengambilan langkah preventif yang tepat, seperti menjaga kebersihan lingkungan, mengenakan pakaian pelindung, dan memperhatikan pola makan sehat, kita dapat mengurangi risiko terkena penyakit sehingga tetap bugar selama musim hujan. Pasalnya, kesehatan merupakan aset berharga yang mahal. Dengan demikian, menjaga kesehatan di musim hujan ini menjadi investasi yang penting bagi kesejahteraan kita semua. 

Komentar

lendyagasshi mengatakan…
Haturnuhun, ka Fen.. uda diingatkan untuk persiapan menghadapi musim pancaroba seperti saat ini. Rasanya, makan dan minum juga dibalut pakaian hangat, juga perlu sesekali minum suplemen gitu yaa..
Karena Bandung akhir-akhir ini hujannya angin. Apalagi di daerah tertentu kemarin sempat ada angin puting beliung.

Semoga kita semua senantiasa dalam lindunganNya.
Aamiin.

Suci mengatakan…
Selain cuci tangan, jagan pola makan, pola tidur dan pola hidup, sekarang kemana2 emang kudu vitamin deh.
Oiya klo musim hujan ya wajib bawa payung juga sih, palagi musim panas kudu payungan juga.

Di Medan menjelang puasa cuaca malah panas menyengat...
Smoga kita selalu diberi kesehatan,ya..
Dizaz mengatakan…
Hari ini di rumah sudah hujan, gak deres tapi lumayan bikin basah kalau diterabas. Kemaren sore karena nampak cerah lupa bawa jas hujan, sekarang badan agak-agak berasa kurang enak, sepertinya gak cukup minum yg hangat2 aja, kudu ditambah asupan vitamin C dan B12 juga. Makasih kak Fenni sudah mengingatkan.
dessy achieriny mengatakan…
Selain jaga makan juga olahraga kalau di musim pancaroba gini, jangan lupa juga konsumsi suplemen kesehatan aku biasanya pilih yg herbal
dessy achieriny mengatakan…
Jaga pola makan dan olahraga teratur klo musim pancaroba gini. Jangan lupa juga untuk konsumsi suplemen kesehatan, aku biasanya pilih yg herbal
Maria G Soemitro mengatakan…
Baru aja dengerin podcast nya Tom Lembong yang bilang:
Orang sakit cuma punya satu keinginan
Sedangkan orang sehat bisa punya banyak keinginan
Nah kamu pilih mana?
Hihihi jawabannya simple tapi pelaksanaannya gak mudah
sarrahgita mengatakan…
Ho peralihan musim tahun ini kira2 pas ramadan ya, kalo pas pancaroba biasanya daya tahan tubuh kita emang suka ga stabil gitu ya. Mudah flu atau batuk. Thanks for remindernya kak, sebisa mungkin kita emang harus selalu jaga kesehatan mulai dari mengkonsumsi makanan bernutrisi hingga menjaga kesehatan lingkungan sekitar
Maria Tanjung Sari mengatakan…
Musim hujan jangan buat kita lengah dalam menjaga kesehatan ya kak. KAlau bisa kebiasaan ketika pandemi juga tetap diterapkan yaitu mencuci tangan
Bambang Irwanto mengatakan…
Sebenarnya sekarang ini cuaca sudah tak bersahabat dan kadang tak menentu ya, Mbak. Kalau panas terik, debu banyak, bisa bikin sakit juga. Kalau hujan, kena hujan, bisa sakit juga. Jadi memang harus terus jaga kesehetan. Harus waspada saat tubuh sudah memberi peringatan. Musim hujan datang, tantangan bukan saja saat beraktivitas, tapi juga tantangan menjaga kesehatan.
andyhardiyanti mengatakan…
Hujannya dinanti, setelah panas terus berbulan-bulan ini. Cuma yang gak dinanti ya kedatangan nyamuk yang luar biasa. Huhuhu. Emang mesti lebih giat lagi membasmi area yang berpotensi jadi tempat bertelurnya geng nyamuk nih. Semoga kedatangan hujan ini membawa banyak berkah yaa. Aamiiin
GE MAULANI mengatakan…
Bener banget Kak kalau musim hujan atau curah hujan di tahun 2024 ini emang Extreme banget mengingat udah lama kemarau panjang. Yang kaget sih kemarin sampai udah hujan terus ada angin tornado pula di Rancaekek Bandung. Nah di musim hujan Emang penting banget menjaga kesehatan dengan tidak menampung air tanpa ditutup Terus kalau pergi-pergian bawa jas hujan kalau nggak pakai mobil ya. Ditambah lagi memang konsumsi suplemen itu penting dan tambah istirahat yang cukup biar kesehatan tetap terjaga
Desi mengatakan…
Masa pancaroba, musim hujan dan panas dan tetap beraktifitas di luar perlu tenaga tubuh yang ekstra agar bisa tetap prima. Menjaga kesehatan itu senantiasa selalu penting kapanpun masanya. Dan lebih baik lagi untuk mencegahnya sebelum penyakit menghampiri
Ratna K mengatakan…
Musim hujan begini harus ekstra jaga kesehatan. Kemarin aku udah kebagian kena flu hihi. Smeoga kebagian juga banjir rejeki hihi.

Postingan populer dari blog ini

Pahami Bagian Ini Ketika Melakukan Servis Motor

Ini Cara Mudah Belajar dan Menyenangi Sastra

Pejuang Cantik dari Kupang: HKSR Komprehensif untuk Anak & Remaja