Blog rejekingalir.com
Blog rejekingalir.com mengulas tentang sastra, game, dan gaya hidup dengan sudut pandang yang lebih luas

Alat Berat: Apakah Layak Dimiliki atau sebagai Investasi saja?

lebih baik memiliki kendaraan pribadi atau alat berat sebagai investasi? apa saja yang dimaksud alat berat?

Mungkin di antara kita ada yang pernah mengalami sedang renovasi rumah atau pindah tempat tinggal, tiba-tiba membutuhkan alat berat untuk mendukung hal tersebut. Jadinya terpikirkan, bisa nggak sih di rumah kita punya alat berat?

apakah alat berat layak dimiliki atau bisa untuk investasi saja?

Soalnya, alat berat identiknya itu dengan perusahaan besar, bidangnya pertambangan, bangunan, konstruksi dan seperti kontraktor pada umumnya. Nah bisa jadi nih individu maupun pelaku usaha skala menengah sudah mulai melirik alat berat, tetapi digunakan sebagai peluang investasi, karena bisa menjadi aset produktif. Apakah memang benar demikian? Coba kita kulik pelan-pelan. 

Pengertian Alat Berat

Apa itu alat berat? Heavy Equipment atau dikenal dengan nama alat berat adalah mesin berukuran besar yang digunakan untuk membantu pekerjaan konstruksi, pertambangan, perkebunan, hingga proyek infrastruktur. 

Contoh alat berat yang biasa kita lihat seperti excavator, bulldozer, wheel loader, crane, dan motor grader. Dengan menggunakan alat berat, pekerjaan yang biasanya memakan waktu lama bisa selesai cepat atau hanya dalam hitungan hari. Maka tak pelak, permintaan alat berat terus meningkat dari tahun ke tahun.

Untuk memilikinya, tentunya pertimbangkan dari segi harga alat berat yang tiap unitnya berbeda. Bisa karena faktor brand (merek), kapasitasnya, jenisnya, hingga kondisinya apakah masih baru atau sudah bukan tangan pertama. 

apakah alat berat layak dimiliki atau bisa untuk investasi saja?dokumentasi freepik

Apakah di Rumah Bisa Memiliki Alat Berat?

Nah untuk yang mulai tertarik berbisnis alat berat, bisa saja ada pemikiran, apakah di rumah bisa punya alat berat. Bisa saja, misalnya punya excavator yang nantinya dapat disewakan. Hanya saja, ada hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

1. Lokasi Penyimpanan

Alat berat membutuhkan ruangan atau area yang luas guna menyimpannya. Untuk kondisi seperti di kota besar, tidak memiliki lahan cukup untuk menyimpan excavator. Sehingga ini perlu dipikirkan secara matang sebelum membeli dan menyimpannya di rumah. 

2. Perizinan di Lingkungan

Perhatikan juga bagaimana aturan terkait kendaraan besar termasuk aktivitas alat berat di lingkungan tempat tinggal. Ketentuan apa saja yang diperbolehkan dan yang tidak, karena tentunya akan mempengaruhi kenyamanan sekitar. Ya, karena kita hidup bersosialisasi.

3. Biaya Perawatan

Meski diperbolehkan untuk memiliki alat berat secara pribadi, ini berarti harus siap juga dengan biaya servis rutin, pergantian oli, suku cadang, hingga operator, alias adalah bagaimana tentang perawatannya. Sebab jangan sampai sudah beli mahal, sulit akses untuk perijinan, eh malah tidak dirawat dengan baik. 

Apa itu macam-macam alat berat?
dok. freepik

Lebih Baik Punya Kendaraan Pribadi atau Alat Berat?

Kalau berpikirnya untuk investasi, baik kendaraan pribadi maupun alat berat, sama-sama bisa digunakan sebagai aset, yaitu dengan cara disewakan. 

*) Kendaraan Pribadi

Dari segi kelebihan, kendaraan pribadi bisa kita gunakan sehari-hari terlebih bersama keluarga dan ukurannya juga praktis, dengan biaya perawatan yang terjangkau. Namun, dari sisi kekurangan, umumnya tidak cepat balik modal saat diinvestasikan.

*) Alat Berat

Kelebihan alat berat bila dijadikan investasi, menjadi aset bisnis karena dapat disewakan. Sedangkan kekurangannya, butuh modal besar dengan perawatan yang mahal, dan tidak dapat digunakan untuk kebutuhan pribadi. 

apakah alat berat layak dimiliki atau bisa untuk investasi saja?

Penutup

Kalau mau melihat dari faktor mendang-mending, lebih baik memiliki kendaraan pribadi atau alat berat, ini balik lagi ke tujuan finansial masing-masing.

Bila maunya untuk digunakan pribadi, maka pastinya kendaraan pribadi bisa digunakan. Namun, bila ingin bangun aset produktif, alat berat bisa menjadi pilihan untuk memulai investasi. Pastikan bahwa penyimpanan alat berat yang dimiliki nantinya terjaga dan tidak menggangu sekitar. 

20 komentar

Komen Blog rejekingalir.com
Mang Duyeh mengatakan…
Sekarang sudah banyak alat berat yang versi mininya juga yah, ini membantu banget dan sangat memudahkan untuk melakukan pekerjaan yang hanya bisa di tangani oleh mekanisme alat berat tapi tidak memungkinkan pake alat berat yang versi gedenya. Contohnya buat gali makam atau pekerjaan jalan di desa sekarang bisa pake Beko yang versi mini. Mini excavator
Komen Blog rejekingalir.com
erykaditya mengatakan…
Bener sekali kalo alat berat tujuannya lebih ke investasi ya karena tentu gak bs kita gunakan sehari2 dan alangkah baiknya kalo kita memang ingininvestasi alat berat tentu harus punya lahan parkir khusus untuk alat berat ini agar tidak mengganggu lingkungan sekitar
Komen Blog rejekingalir.com
AlineaLala mengatakan…
Nah intinya alat berat ini kalaupun dimiliki harus tau detail tujuannya minimal buat investasi dan punya tempat yang cukup luas untuk menyimpan dengan aman.

Kalau aku secara pribadi, belum ada arah butuh alat berat, baik untuk pindah rumah ataupun investasi. Maklum kaum mendang-mending aja heheh.

But, artikel ini sangat mencerahkan banget. Mana tau pelaku usaha mau berinvestasi ke alat berat buat di sewakan jadi aset produktif ya. Poin-poin yang mesti di perhatikan pun sudah detail tertulis di artikel, ciamik lah.
Komen Blog rejekingalir.com
Fajarwalker.com mengatakan…
kemaren aku baru aja mampir ke kantornya United Tractors, dan disana tuh ada bwaaaanyak banget alat-alat berat beraneka rupa. Entah itu eskavator, bulldozer, dump truck, waaah banyak lah pokoknya, hihihi.

Tapi memang bener si, kalau punya uang lebih, sebenernya bisa diinvestasikan ke alat-alat berat macem gini. Lumayan, bisa balik modal cepet kalo alat beratnya disewain ke vendor-vendor
Komen Blog rejekingalir.com
Didik Purwanto mengatakan…
Kalo luasan tanah luas, pakai alat berat jadi investasi bermanfaat. Tapi kalo masih skala rumahan, kendaraan pribadi bisa jadi pilihan. Semua kembali kepada tujuan usaha masing2 sih ya kak. Terlebih disesuaikan dgn kondisi finansial kita.
Komen Blog rejekingalir.com
Heni Hikmayani Fauzia mengatakan…
Naah,,,iya mbak betul banget tergantung tujuannyamau buat apa,,,kalau buat digunakan sehari-hari ya mending mobil pribadi. kalau pun ada uangnya kalau penggunaan alat berat tersebut tidak terlalu sering sepertinya mending sewa deh. Tapi kalau dari sisi keuntungan bisa lebih menguntungkan yaa membeli kendaraan berat bisa dipertimbangkan
Komen Blog rejekingalir.com
Ariefpokto mengatakan…
Kalau buat saya pribadi memiliki alat berat sebagai alat untuk dipakai kebutuhan pribadi seperti yang tidak karena lebih efisien untuk menyewa akan tetapi kalau memang mau terjun ke bisnis penyewaan alat berat ini adalah sebuah peluang yang sangat menarik karena apabila modalnya cukup bisa dikembangkan menjadi bisnis yang menguntungkan dengan menyewakan alat-alat berat ini dan pastinya harus memperhitungkan banyak hal termasuk lahan penyimpanannya
Komen Blog rejekingalir.com
Bayu Fitri mengatakan…
Menurut sya alat berat sebagai investasi itu bagus ya sebab bisa digunakan berkali kali dan lebih efektif
Komen Blog rejekingalir.com
Bambang Irwanto mengatakan…
Kalau ada dana dan mau investasi alat berat, maka memang harus dipikirkan baik-baik. Terutama tersedianya lahan yang luas untuk menaruh alat berat. Terus dipikirkan targetnya juga. Karena alat berat itu dibutuhkan saat pembangungan skala besar. Kalau skala rumah tinggal biasa ya ga perlu. Jangan sampai modal usaha ma.lah tak berputar.
Komen Blog rejekingalir.com
Asri M Lestari mengatakan…
Untuk investasi, alat berat jelas butuh modal yang sangat besar. Selain membeli alat, wajib juga punya lahan yang luas. Walaupun mungkin lebih cuan, tapi kalau saya lebih memilih mobil pribadi. Jujur, aku nggak ngerti sama sekali
Komen Blog rejekingalir.com
Uwaaah ga kebayang rumahnya Segede apa kalau beli alat berat. Memang ga bisa simpen di rumah sih yaa 🤣🤣. At least hrs punya semacam gudang yg besar utk menjadi 'garasi' si alat berat 😄.

Belum lagi modal besar, dan biaya maintenance ga mungkin murah. Punya mobil aja, maintenance nya mahaaaaal, apalagi alat berat begitu 🤣
Komen Blog rejekingalir.com
Antung apriana mengatakan…
Bisnis atau usaha penyewaan alat berat memang bisa jadi pilihan ya karena untuk setiap proyek atau pekerjaan pasti memerlukan alat berat.
Komen Blog rejekingalir.com
Dita Indrihapsari mengatakan…
Aku sempet mau sewa alat berat juga buat ngangkut puing-puing bekas renovasi rumah di rumah ortu.. Dari truk sampai mini ekscavatir kalau dibutuhkan. Ternyata memang untuk di sjala rumah tangga aja ada kebutuhan buat itu ya.

Kalau ada modal sepertinya bisnis alat-alat berat cukup menjanjikan. Tapi iya sih mba karena gede butuh tempat menyimpanan yang luas..
Komen Blog rejekingalir.com
Aprillia Ekasari mengatakan…
Kyknya kalau skalanya cuma rumah tangga nggak perlu punya alat berat, kecuali kalau punya usaha yang berhubungan dengan penggunaan alat2 berat tersebut, misal pengusaha properti yang bangun rumah, pengusaha pabrik apa gitu. Pastinya mereka juga punya lahan serta dana yang cukup buat perawatan alat2 tersebut.
Kalau mau investasi, tetep kudu punya resource-nya,kemudian tentu aja nggak bisa dianggurin kan, karena pasti rusak, jadi mungkin bisa juga bikin usaha penyewaan alat2 berat kali ya?
Komen Blog rejekingalir.com
Srie Ummu Kayshwa mengatakan…
Kalau menurut saya cocok untuk investasi. Soalnya kan tidak mungkin kita pakai setiap hari, jadi sayang jika beli hanya untuk dimiliki saja. Tapi kalau kiyta buat investasi selain lebih bermanfaat, bisa sekaligus kita jadikan salah satu sumber income.
Komen Blog rejekingalir.com
lendyagasshi mengatakan…
Kalau tujuannya untuk bisnis, memang alat berat begini bisa sebagai investasi yaa..
Dan ada speknya yang mampu bekerja segini dan seginii.. ini pun kudu survey bener-bener supaya banyak yang memanfaatkan.

Iyaayaa..
Kebayang punya alat berat bgini di perumahan.. diprotes orang sekampung.
Huhuhu... ngerusak jalan pissaan soalnyaa.. Kudu punya gudang yang beneran bisa nyimpen alat berat secara aman dan jauh dari pemukiman.
Komen Blog rejekingalir.com
Dee_Arif mengatakan…
Klo saya, berhubung nggak punya bisnis, ya tentu lebih memilih kendaraan pribadi ya
Mungkin alat berat akan dibutuhkan buat yang memiliki bisnis yang berhubungan dengan fungsi alat tersebut
Komen Blog rejekingalir.com
nurul rahma mengatakan…
Harus perhatikan plus minusnya yaaa.

apakah mau serius invest di alat berat, dan apakah udah tersedia infrastruktur dan hal hal.supporting lainnya.

supaya tdk terjadi keributan yg tidak prlu.
Komen Blog rejekingalir.com
Sukacita mengatakan…
Kalau aku melihatnya kembali pada kebutuhan dan tujuan ya. Terkait alat berat, kalau hanya kebutuhan pribadi yang tidak bertujuan bisnis rasanya emang mending sewa hihi.

Kalaupun tujuan bisnis dan punya skala kebutuhan tidak tetap-pun rasanya lebih baik sewa. Nah kalau beli baiknya untuk bisnis yang bermodalkan waktu dan dana besar.

Apalagi ya sekarang ini, kalau mau sewa udah lebih mudah jadi kalau beli penting banget dipikirkan ulang.
Komen Blog rejekingalir.com
Fera Marentika mengatakan…
wah baru tau alat berat pun bisa dijadikan alat investasi :D tapi aku pernah lihat sih sekumpulan alat berat di suatu lahan terbuka luas di dalam batasan pagar. bagaimana nanti maintenance nya, sewa lahan parkirnya, gimana caranya alat2 ini bisa terus produktif keluar kandang, haha jadi kepikiran sendiri xD

friends

Blogger Perempuan Network
Blogger Perempuan Network
KSB
KSB
BCC Squad
BCC Squad
KEB
KEB
Intellifluence
Intellifluence
Bplus
Bplus
Logo Komunitas BRT Network
Postingan Terpopuler